Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Bangkalan Luncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana
- Rusli Djunaidi
- 03 Jun, 2026
BANGKALAN I MaduraNetwork.id – Pemerintah
Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas
sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Bertepatan dengan peringatan
Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meluncurkan program
unggulan bertajuk Satu Desa Satu Sarjana, sebuah inisiatif yang ditujukan
untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di pedesaan.
Program tersebut merupakan beasiswa afirmasi pendidikan tinggi yang
dirancang untuk memberikan kesempatan kepada pemuda dan pemudi desa melanjutkan
studi ke perguruan tinggi. Melalui program ini, Pemkab Bangkalan berharap dapat
mencetak generasi terdidik yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di
daerah asalnya masing-masing.
Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa peningkatan akses masyarakat
terhadap pendidikan tinggi harus didukung melalui kebijakan yang berlandaskan
prinsip keadilan, kecukupan, dan keberlanjutan. Menurutnya, pendidikan
merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bangkalan menghadirkan Program Satu Desa Satu
Sarjana sebagai bentuk komitmen dalam mencetak sumber daya manusia unggul
hingga ke tingkat desa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut menyasar pemuda dan pemudi desa yang
memiliki potensi akademik maupun non-akademik, berasal dari keluarga kurang
mampu, serta memiliki komitmen kuat untuk kembali berkontribusi dalam
pembangunan desa setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurut Lukman, keberadaan program ini diharapkan dapat membuka jalan
yang lebih luas bagi generasi muda desa untuk mengenyam pendidikan tinggi yang
berkualitas. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan,
tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia yang berperan aktif dalam
memajukan wilayahnya.
“Program ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi
generasi muda desa untuk mengenyam pendidikan tinggi dan nantinya kembali
membangun daerahnya masing-masing,” katanya.
Pada tahap awal pelaksanaannya tahun 2026, program tersebut akan
dijalankan melalui skema pilot project. Sebanyak 18 mahasiswa dari
18 desa yang mewakili 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan akan menjadi penerima
manfaat pertama.
Pemberian beasiswa dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan
kemampuan keuangan daerah serta kriteria yang telah ditetapkan. Para penerima
beasiswa nantinya akan memperoleh berbagai fasilitas penunjang pendidikan.
“Mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan fasilitas pembayaran SPP,
bantuan biaya kos, hingga program upgrading skill untuk
meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” jelas Bupati.
Selain Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemkab Bangkalan juga menyiapkan
dukungan lain bagi mahasiswa melalui pemberian subsidi SPP kepada 100
mahasiswa. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam
memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi.
Bupati menegaskan, program ini tidak berhenti pada tahap awal semata.
Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan
menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Dengan pola tersebut, manfaat program
diharapkan dapat menjangkau lebih banyak desa dan lebih banyak generasi muda
Bangkalan pada tahun-tahun mendatang.
Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemerintah Kabupaten Bangkalan
tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menanamkan harapan baru
bagi desa-desa untuk memiliki generasi penerus yang berpendidikan, berdaya
saing, dan siap menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah. (rd)
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *


