:

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Bangkalan Luncurkan Program Satu Desa Satu Sarjana

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

BANGKALAN I MaduraNetwork.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meluncurkan program unggulan bertajuk Satu Desa Satu Sarjana, sebuah inisiatif yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di pedesaan.

 

Program tersebut merupakan beasiswa afirmasi pendidikan tinggi yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada pemuda dan pemudi desa melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Melalui program ini, Pemkab Bangkalan berharap dapat mencetak generasi terdidik yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah asalnya masing-masing.

 

Bupati Lukman Hakim menegaskan bahwa peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi harus didukung melalui kebijakan yang berlandaskan prinsip keadilan, kecukupan, dan keberlanjutan. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan daerah.

 

“Pemerintah Kabupaten Bangkalan menghadirkan Program Satu Desa Satu Sarjana sebagai bentuk komitmen dalam mencetak sumber daya manusia unggul hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, program tersebut menyasar pemuda dan pemudi desa yang memiliki potensi akademik maupun non-akademik, berasal dari keluarga kurang mampu, serta memiliki komitmen kuat untuk kembali berkontribusi dalam pembangunan desa setelah menyelesaikan pendidikan.

 

Menurut Lukman, keberadaan program ini diharapkan dapat membuka jalan yang lebih luas bagi generasi muda desa untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas. Dengan demikian, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga mampu melahirkan sumber daya manusia yang berperan aktif dalam memajukan wilayahnya.

 

“Program ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda desa untuk mengenyam pendidikan tinggi dan nantinya kembali membangun daerahnya masing-masing,” katanya.

 


Pada tahap awal pelaksanaannya tahun 2026, program tersebut akan dijalankan melalui skema pilot project. Sebanyak 18 mahasiswa dari 18 desa yang mewakili 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan akan menjadi penerima manfaat pertama.

 

Pemberian beasiswa dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kriteria yang telah ditetapkan. Para penerima beasiswa nantinya akan memperoleh berbagai fasilitas penunjang pendidikan.

 

“Mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan fasilitas pembayaran SPP, bantuan biaya kos, hingga program upgrading skill untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” jelas Bupati.

 

Selain Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemkab Bangkalan juga menyiapkan dukungan lain bagi mahasiswa melalui pemberian subsidi SPP kepada 100 mahasiswa. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi.

 

Bupati menegaskan, program ini tidak berhenti pada tahap awal semata. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Dengan pola tersebut, manfaat program diharapkan dapat menjangkau lebih banyak desa dan lebih banyak generasi muda Bangkalan pada tahun-tahun mendatang.

 

Melalui Program Satu Desa Satu Sarjana, Pemerintah Kabupaten Bangkalan tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga menanamkan harapan baru bagi desa-desa untuk memiliki generasi penerus yang berpendidikan, berdaya saing, dan siap menjadi agen perubahan dalam pembangunan daerah. (rd)

 

 

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *